Tampilkan postingan dengan label Cinema Review. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cinema Review. Tampilkan semua postingan

Film canggih nya India >>> Life of Pi

Official Trailer
"Life of Pi"

SCORE : 7/10

Sebenarnya saya tidak begitu berminat untuk melihat film ini, namun setelah sampai metropole untuk liat film yang saya inginkan belum ada ya akhirnya saya memilih untuk melihat film ini. Sebelum nonton saya sudah melihat beberapa spoiler film ini dari beberapa blog teman dan forum di kaskus, jadi sudah tau kalo pemerannya ya orang india hehehe.Sedikit info, film ini sekilas berbau pluralisme, jadi kalo nonton film ini saya sarankan untuk tidak terlalu dihayati yah, nanti kalo iman nya gak kuat bisa ketularan.

Sabelumnya saya sekali lagi memberitahukan, review saya ini setikit berbau spoiler yah, jadi jangan kecewa kalo saya bocorin yang keren-keren nya. Cerita dimulai dari seorang anak sebut saja Pi, yang hidup di dikeluarga yang menganut kebasan, dimana setiap anggota keluarga saya nilai bebas untuk memilih jalan hidupnya masing-masing, dengan cara sendiri-sendiri. Ada banyak dilema dalam film ini, sampai akhirnya Pi sekeluarga harus ekspansi keluar india untuk kehidupan yang lebih baik. Keluarganya membawa seluruh sisa aset yang dimiliki termasuk hewan-hewan dari kebun binatang milik ayahnya si Pi, bayangin aja tuh kapal penuh sama binatang-binatang.


singkat cerita, kapal yang mereka tumpangi mengalami kecelakaan di palung terdalam di bumi (lupa namanya), dan yang selamat cuma si Pi, seekor macan yang diberi nama Richard Parker, Seekor orang utan yang diberi nama Orange Juice, dan Seekor Zebra yang kakinya patah. Banyak kejadian yang mereka alami, sehingga pada akhirnya Pi dapat bertahan hidup dan diselamatkan. Film menjadi menarik ketika Pi menjelaskan cerita yang berbeda dengan alur film, ini yang membuat film ini menjadi unik menurut saya, karena penonton harus menilai dengan logika dan keyakinan nya sendiri untuk menentukan cerita yang sebenarnya terjadi.



saya memberikan clue yang unik untuk film ini, kalo kalian semua ingin nonton, perhatikan kalimat yang diucapkan oleh pastur yang ditemui Pi saat masih muda, itu menjadi salah satu clue untuk cerita yang sebenarnya menurut saya.

Pastor: " Are you Thirsty...?"

well, kebanyakan film based on novel mungkin akan sedikit berbeda cerita atau yg tidak diceritakannya, dari yang saya searching di google kalo di novel, si Pi diceritakan selama 200 hari lebih, dan itu yg menurut saya kurang bisa dicapture sama team maker film ini. Sebenarnya yang akan membuat cerita versi pertama harus dibuat sedemikian tidak dapat dipercaya (disinilah iman kita2 yg dari dalam hati yg berbicara), maksud saya 200 hari lebih itu seharusnya berlangsung berat, penuh perjuangan, perlu kesabaran, perlu keikhlasan. Setidaknya itu yg ane tangkep dri novelnya, hal ini penting banget, karena kalo yang kita liat di filmnya seolah olah Pi berlayar hanya dalam waktu dua hingga tingga minggu lalu sampe ke carnivora island, terus lanjutin berlayar lagi yg ujug ujug udah nyampe di meksiko aja.. hal ini jadi membuat kita kurang ngerasain emosi waktu ricard parker ninggalin Pi. dan membuat cerita versi keduanya pun jadi berkesan satir.

 Demikian rewiew yang dapat saya berikan, semoga dapat memberi info untuk teman-teman sekalian.


Salam,




Cita-cita untuk dicapai, Bukan diratapi >>> Cita-citaku setinggi tanah.

Official Trailer
Cita-citaku setinggi tanah
by : Eugene Panji



SCORE : 7/10

Kurang lebih serupa (tapi tak sama) seperti mayoritas penonton yang terbawa akibat saran dari presenter Andy F. Noya. Saya pun memutuskan untuk menontonnya dengan pacar saat sedang mengambil data skripsi di jogja huahahahaha, sebagaimana yang dibilang si sutradara, Ia mengatakan kalau hasil penjualan tiket akan sepenuhnya disumbangkan, yang justru semakin menambah rasa penasaran saya setelah judulnya yang unik.

Begitu menonton, kita akan disuguhi penampakan impian anak-anak, yang dilanjutkan dengan kegiatan baris-berbaris di sekolah, yang kemudian ditujukan dengan perkenalan 4 siswa yang bersahabat satu sama lain, masing-masing berikut kepribadian dan keunikannya. Di mana siswa terakhir yang dikenalkan adalah tokoh utama kita, Agus, yang bercita-cita ingin makan di restoran Padang (kontras dengan manusia lain yang biasa heboh melalui M*ster Ch*f).

Selanjutnya, selama film ini, kita pun dihadapkan pada bagaimana Agus berusaha memenuhi cita-citanya setelah diinspirasi oleh tetangganya, yang mengatakan apabila cita-cita itu berharga, bukan untuk ditulis, tapi untuk direalisasikan.

Salah satunya yang paling mencolok, adalah pada mulanya, Agus menerima tekanan berat dari ayahnya yang hanya mengelola pabrik tahu. Dimana selanjutnya, tekanan itu ternyata hanyalah sebatas efek samping semata.

Memang kelihatannya sepele, tapi sebenarnya ini agak mengganggu, secara apabila konflik utama dari film ini adalah cita-cita, maka tidaklah perlu memberi sorotan yang berpotensi menambah beban pendukung yang justru bisa dieksplorasi lebih jauh. Selain itu, overall film ini memang bagus, Selama film ini, kita dihadapkan pada ironi salah satu sudut kehidupan di Indonesia.

> "Saking jagonya masak tahu bacem, tiap hari itu terus."
> "Zaman dulu, bapak sekolah itu pakai otak, bukan duit."
> "Sudah. Kalau tugas prakarya, biar ibu saja yang kerjakan."
> "Anak-anak zaman sekarang makannya malah di tempat makan ayam bapak tua berjenggot."
> "Kalau direkturnya seneng, kemungkinan dia merhatiin kamu makin besar."
> Impian tinggi, kerjaannya ngupil.
> Memasukkan surat ke kotak pos, padahal kantor pos tepat di depan.

Memang luar biasa sekali film ini, Itulah Indonesia dengan segala kehebatannya.

Tapi dibandingkan semua itu, hal yang paling membuat saya senang adalah ketika Agus menangis di pelukan neneknya, juga ketika Agus mengatakan kalau Ia ingin mewujudkan cita-citanya bersama orangtuanya, yang menandakan babak akhir cerita. Itulah yang namanya usaha meraih cita-cita.
 

pesan moral kisah ini.

"Ada masanya kita kehilangannya setelah berusaha keras."

"Ada masanya kita ingin menangis ketika semua itu terjadi akibat kelemahan diri sendiri."

"Rejeki itu tidak pernah pergi, cuma menunggu waktu yang tepat untuk kembali" 

Saya bisa bilang, ini film bagus yang sangat disayangkan, Kenapa sangat disayangkan? karena manajemen event yang dibawa film ini kurang begitu baik.

overall, film ini cukup recommended, terlebih untuk ditonton generasi penerus bangsa ini supaya memiliki cita-cita hidup yang tidak terlalu rumit, karena cita-cita memang harus diwujudkan, bukan diratapi.

salam,






Inspiring Movie >> Top Secret a.k.a Billionaire


INTERNATIONAL OFFICIAL TRAILER
"Top Secret a.k.a Billionaire"


 SCORE : 9/10

Pada awalnya saya hanya ikut untuk menonton film di blitzmegaplex dengan pacar, namun saya tidak mengira akan menonton film yang saya pikir akan menjadi inspirasi saya dalam proses membuat usaha. Terlebih film ini adalah Thai Movie, yang notabene belum banyak saya tonton. Jadi pada awalnya saya hanya berfikir akan melihat sebuah film dengan bahasa sangat asing ditelinga saya.

Film ini berjudul Top Secret A.K.A Billionaire, berkisah tentang seorang anak muda Thailand yang berjuang untuk mewujudkan misinya dan teguh dalam pendiriannya agar menjadi seorang pengusaha muda.



Ia bernama Top Ittipat ,bermula dari usaha game online dengan menjual beberapa item yang didapatkan dalam game kepada player lain hingga dapat membeli sebuah mobil, namun pada akhirnya usaha ini gagal ditambah dengan kemelut tidak diterima masuk universitas negeri keinginan orang tuanya. Untuk masuk universitas swasta, ia mulai untuk membuka usaha dengan menjadi re-seller DVD player imitasi, namun gagal karena ditipu oleh pedagang, ckckckckck hal inilah yang kemudian mengingatkan penonton bahwa bisnis berdagang harus berhati-hati terhadap kualitas. Setelah kuliah di universitas sawasta ia mencoba untuk membuka usaha kacang Chessnutt (kacang khas Thai), segala cara ia lakukan untuk bisa membuat kacang yang bercita rasa tinggi dengan melakukan survei pasar dan trial error. 

 

Film ini sungguh tidak melupakan prinsip dalam melakukan usaha, itulah yang terpenting. namun pada akhirnya usaha kacang ini pun gagal. Sampai pada akhirnya ia dapat membuka usaha makanan ringan  olahan rumput laut yang di beri nama TAO KAE NOI.


Sekilas filim ini memang seperti “another zero to hero movie” namun pendapat saya, film ini adalah sebuah film brilliant. Pertama, saya memang suka dengan Pachara Chirathivat sejak pertama kali melihatnya di SuckSeed. Bagaimana ia mampu membawa karakter yang kompleks dengan tidak membosankan dan menarik. Perannya sebagai Top benar-benar mencuri perhatian saya. Kedua, saya juga suka dengan kisah nyata jatuh bangun seseorang. Tapi, umumnya cerita seperti itu diceritakan dengan drama yang cukup berat, sedangkan The Billionaire bisa dibilang masih cukup ringan. Apalagi sesekali kita diberikan komedi yang tidak norak. Dengan karakter utamanya sendiri yang memang masih remaja, semuanya sangat relatable dengan saya. Ketiga dan terakhir, saya suka dengan semua hal pendukung yang ada di film ini. Mulai dari supporting castnya (termasuk paman Top yang tidak ada ekspresi), sinematografinya, tempo dari film ini, dan juga scoring dari film ini. Semuanya serba pas, tidak berlebihan tidak juga kurang. Meski (seperti umumnya film Thailand) berdurasi 2 jam lebih, saya sangat menikmati sekali drama yang satu ini. Bahkan saat ini saya ingin menontonnya lagi.

Tidak bisa disanggah lagi, dunia perfilman Thailand memang sedang maju-majunya. Sukses dengan film Action, Horror, Romantic-Comedy, kini The Billionaire dengan genre Drama sukses membuktikan kualitas film asal negara gajah putih ini.









Setelah menonton film ini, saya langsung mencoba cemilan Tao Kae Noi tersebut, dan rasanya Hmmm...!!!

!!!...FANTASTIC....!!!
                      






Salam Hangat,